Bandung Barat – Rumah Wakaf menyalurkan bantuan berupa kaki palsu kepada Azizah (16), seorang pelajar asal Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (23/6). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan agar Azizah dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman serta terus melanjutkan pendidikannya.

Azizah tumbuh di tengah keluarga sederhana yang menggantungkan penghidupan dari hasil bertani. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, semangatnya untuk belajar tidak pernah surut. Sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama, Azizah dikenal sebagai siswi yang berprestasi dan beberapa kali meraih peringkat terbaik di kelasnya.

Perjalanan pendidikannya tidak selalu berjalan mulus. Saat memasuki jenjang SMP hingga SMA, Azizah sempat mengalami perundungan yang membuatnya lebih banyak mengikuti pembelajaran dari rumah. Namun, kondisi tersebut tidak memadamkan semangatnya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

Di sela aktivitas belajar, Azizah juga aktif mengajarkan tari kepada anak-anak di lingkungan sekitarnya. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepeduliannya untuk berbagi ilmu sekaligus membuktikan bahwa semangat untuk berkarya tidak dibatasi oleh kondisi fisik.

Melihat keteguhan hati Azizah, Rumah Wakaf menyalurkan bantuan kaki palsu sebagai upaya mendukung mobilitas dan kemandiriannya. Bantuan ini diharapkan dapat membantunya menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih leluasa, termasuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi Azizah untuk terus melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta meraih cita-citanya. Semoga langkah baru ini membawa harapan dan kesempatan yang lebih luas bagi masa depannya,” ujar perwakilan Rumah Wakaf.

Keluarga Azizah menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Bagi mereka, bantuan kaki palsu bukan hanya menjadi alat bantu mobilitas, tetapi juga memberikan harapan baru agar Azizah semakin percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui program ini, Rumah Wakaf terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mendukung anak-anak penyandang disabilitas agar memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. Kisah Azizah menjadi pengingat bahwa semangat, ketekunan, dan dukungan dari berbagai pihak dapat membuka jalan menuju harapan baru.