Bandung, 2 Juli 2026 – Seorang remaja berusia 16 tahun dengan disabilitas mental dan intelektual tengah memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di balik keterbatasan yang dimiliki, remaja tersebut menunjukkan semangat untuk terus belajar dan berkembang. Setelah ditemukan dalam kondisi hidup menggelandang di Kota Sukabumi, kini remaja tersebut menjalani pembinaan di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bandung.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan penerima manfaat, Rumah Wakaf Indonesia melalui Program Implementasi Penyaluran Infaq Bebas Perlengkapan Sekolah Anak Dhuafa mengajak remaja tersebut berbelanja kebutuhan sekolah di Pasar Kosambi, Kota Bandung, pada Kamis (2/7). Didampingi Bu Rada Santi selaku Pekerja Sosial (Peksos) dari Dinas Sosial Kota Bandung, penerima manfaat memilih sendiri seragam sekolah serta perlengkapan tidur yang akan digunakan sebagai bekal menjalani kehidupan di lingkungan barunya.

Dalam waktu dekat, penerima manfaat dijadwalkan melanjutkan pendidikan di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) berasrama di Kota Depok, Jawa Barat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung proses belajar sekaligus menjadi penyemangat untuk tumbuh lebih mandiri dan percaya diri.

Rumah Wakaf Indonesia mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menghadirkan harapan baru melalui program ini. Semoga setiap amanah yang dititipkan menjadi jalan bagi lahirnya masa depan yang lebih baik, karena setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-citanya.

